Di Real Madrid, Jangankan Main Bagus, Cari Teman Saja Sudah Sulit!

Di Real Madrid, Jangankan Main Bagus, Cari Teman Saja Sudah Sulit!

Bintang baru Arsenal, Martin Odegaard mengenang kembali pengalaman kelamnya saat masih berkostum Real Madrid dulu. Dikatakan pemain Norwegia bahwa dia tidak hanya kesulitan tampil bagus di klub Spanyol tersebut, tapi juga sulit mencari teman.

Martin Odegaard sendiri sejatinya sudah menjadi bagian dari Real Madrid sejak tahun 2015 silam, dimana ketika itu usianya baru 16 tahun. Memang, ketika itu Odegaard dibeli Real Madrid karena yang bersangkutan menunjukkan bakat yang besar.

Tapi sayangnya, bakatnya tak berkembang pesat, setelah sempat bermain bagi Tim Real Madrid Castilla, yang bersangkutan kemudian dipinjamkan ke beberapa klub mulai dari Heerenven, Vitesse Arnhem, Real Sociedad dan yang terakhir Arsenal.

Pada bursa transfer musim panas tahun 2021 kemarin, Odegaard mengambil langkah berani dalam karirnya dengan pergi secara permanen dari Real Madrid untuk kemudian bergabung dengan Arsenal.

Bersama dengan Raksasa Premier League tersebut, Odegaard jadi salah satu andalan utama The Gunners di lini tengah.

SULIT TAPI BANYAK BELAJAR

Meninggalkan Real Madrid bagi Odegaard adalah sebuan kelegaan, karena dia jarang mendapat kesempatan tampil disana. Singkatnya, Odegaard menganggap periodenya di Madrid berlangsung sulit, meski begitu di sisi lain dia juga banyak belajar dari para pemain bintang disana.

“Ada banyak masa-masa sulit, baik bersama tim utama maupun tim kedua [Real Madrid Castilla]. Namun, berada di sekitar pemain-pemain terbaik membuat saya jadi lebih kuat.”

“Saya bertumbuh berkat Madrid dan saya belajar dari pemain-pemain seperti Ramos dan Cristiano.” ujar Odegaard kepada TV2 via Marca.

SULIT CARI TEMAN

Selain kesulitan di atas lapangan, Odegaard juga menemui kesulitan di ruang ganti, dimana dia sulit mencari teman di Real Madrid karena perbedaan cukup kontras dengan tim yang sebelumnya.

“Ketika Anda berada di level tertinggi, tidaklah mudah dalam berteman dan semacamnya. Khususnya jika Anda masih muda dan datang dari luar. Saya datang dari kultur ruang ganti yang berbeda dan tentu tidak mudah menyesuaikan diri dengan ruang ganti seperti di Madrid.” lanjut Odegaard.

Share this post

Post Comment