Bawa AS Roma Terus Menang, Jose Mourinho Ogah Jemawa

Bawa AS Roma Terus Menang, Jose Mourinho Ogah Jemawa

AS Roma melaju kencang di awal musim ini dengan mencatatkan 5 kemenangan beruntun. Tapi menariknya, Jose Mourinho selaku pelatih anyar Gialorossi bersikap tidak seperti biasanya, kali ini dia tidak mau jemawa dan meminta para fans untuk tetap tenang.

Sebagaimana diketahui, Klub Ibu Kota memang tengah menyongsong harapan baru bersama Jose Mourinho di musim ini. AS Roma menunjuk pelatih asal Portugal tersebut pada musim panas kemarin, dimana yang bersangkutan memang sedang menganggur pasca dipecat Tottenham.

Sejauh ini, Roma dibawah arahan mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan tersebut tampil bagus, dimana mereka meraih 3 kemenangan beruntun di 3 laga perdana Serie A dan berkatnya kini memimpin klasemen sementara.

BARU 5 KEMENANGAN

Rentetan hasil positif di awal musim membuat AS Roma disanjung-sanjung, bahkan beberapa menganggap mereka sebagai salah satu kandidat Scudetto di akhir musim nanti.

Menyikapi pujian tersebut, Jose Mourinho malah memberikan respon yang tidak biasa. Alih-alih menuturkan komentar arogan nan jemawa, The Special One justru mengingatkan para fans untuk tetap tenang, karena ini baru lima kemenangan.

“5 kemenangan bukanlah 50 kemenangan. Tidak ada alasan untuk terlalu optimistis dan terlalu positif. Hasil-hasil positif masih penting, sebab itu membantu perkembangan proyek tim. Namun, fans juga harus bersikap seimbang, sama seperti kami.”

“Mereka harus memahami bahwa ini adalah sebuah proses dan kami baru bekerja selama dua bulan,” ujar Mourinho di Football Italia.

HARUS TETAP TENANG

Evolusi yang membutuhkan proses ini memang sudah mulai terlihat, tapi bagaimanapun Mourinho meminta para fans dan pemain untuk tetap tenang, yang terpenting adalah mengerahkan kemampuan secara maksimal di tiap pertandingan.

“Tentu saja, sudah ada evolusi, tapi kami memilih bersikap tenang. Saya selalu berkata pada para pemain bahwa hal apa pun di bawah 100 persen tidaklah bernilai. Kami harus selalu bekerja maksimal.”

“Melawan Sassuolo kami bisa saja kalah 1-2, tapi ambisi kami tidak terkalahkan. Karakteristik itulah yang ingin kami punya,” lanjut mantan pelatih Tottenham Hotspur ini.

Share this post

Post Comment