Agen Akhirnya Bicara Soal Keputusan Lukaku Pindah ke Chelsea

Agen Akhirnya Bicara Soal Keputusan Lukaku Pindah ke Chelsea

Keputusan Romelu Lukaku pindah ke Chelsea masih menyimpan tanda tanya di hati para fans Inter Milan. Wajar saja, sebelum menyepakati tawaran The Blues, sang pemain sempat berkoar akan tetap bertahan di San Siro. Lantas, apa yang mengubah keputusan Lukaku?

Sebagai informasi, Romelu Lukaku baru bergabung dengan Inter Milan pada tahun 2019 lalu usai ditebus seharga 90 Juta Euro dari Manchester United. Dalam dua musim di San Siro, yang bersangkutan berhasil mempersembahkan satu gelar Scudetto.

Para fans Inter tentu saja sangat puas dengan performa lukaku, tapi memang sepanjang musim panas ini sang striker terus dikaitkan dengan mantan klubnya, Chelsea.

BUKAN SOAL UANG

Spekulasi ini sempat dibantah Inter Milan, tapi pada akhirnya Lukaku benar-benar kembali ke Chelse setelah ditebus dengan mahar 115 Juta Euro. Sedangkan Lukaku yang sempat juga membantah isu ini malah bersedia pindah dan mendapat gaji 12 Juta Euro per musim di Chelsea.

Banyak yang percaya, bahwa uang telah mengubah keputusan Lukaku dan Inter Milan, namun klaim ini dibantah oleh agen transfer sang pemain.

“Narasinya – bahwa transfer Lukaku ‘direkayasa’ dan ‘dipaksa’ hanya untuk kepentingan finansial – membimbing semua orang ke dalam kesesatan,”

“Ketertarikan Chelsea sangat menyentuh jiwa Romelu sejak momen yang sangat pertama karena klub itu memiliki makna yang unik dan spesial untuknya,” ungkap sang agen, Federico Pastorello, dalam rilis yang diunggah Fabrizio Romano ke Twitter.

MASIH PENASARAN

Memang, Lukaku pernah bermain untuk Chelsea sebelumnya, tapi periode pertamanya disana telah dicap gagal karena jarang mendapat kesempatan bermain dan akhirnya dilepas ke Everton.

Sang Agen menegaskan bahwa kliennya masih merasa penasaran dengan pengalaman bermain di Chelsea lagi.

“Tantangan ini tinggal di hati dan pikirannya selama bertahun-tahun. Dan ketika, hampir tidak terduga, kesempatan untuk mencoba muncul lagi – pada usia 28 tahun dan setelah dua musim sebagai pemain inti bersama FC Internazionale.”

“Dia nyaris tidak mempercayainya. Itu adalah kesempatan untuk kembali dan dengan menjadi sosok profesional yang teladan, dia memutuskan bahwa inilah waktunya menerima tantangan itu lagi.” pungkas Pastorello.

Share this post

Post Comment